Amman, Kota Tujuh Bukit yang Menyimpan Reruntuhan Romawi
Amman dibangun di atas tujuh bukit (jabal) yang naik turun tak beraturan, sehingga jalan-jalannya berkelok dan pemandangan kota berubah di setiap tikungan. Di sini reruntuhan Romawi berusia dua ribu tahun berdiri berdampingan dengan kafe modern dan pasar tradisional. Amman juga jadi titik transit favorit sebelum menuju Petra atau Laut Mati, tapi kota ini sendiri layak dijelajahi minimal dua hari penuh.
Rute jam demi jam dengan tempat nyata dan peta — gratis di Telegram, dalam sekitar satu menit 👉
✈ Rencanakan Perjalanan →Tempat Wajib Dikunjungi
Amman Citadel (Jabal al-Qal'a)
Bukit tertinggi di pusat kota berisi reruntuhan Kuil Hercules, Istana Umayyah, dan museum kecil dengan pemandangan kota 360 derajat.
Teater Romawi
Amfiteater berkapasitas 6.000 kursi dari abad ke-2 Masehi, masih digunakan untuk pertunjukan hingga sekarang dan terletak persis di tengah kota bawah.
Rainbow Street
Jalan bersejarah penuh kafe, galeri seni, dan toko suvenir, ramai terutama saat malam dan akhir pekan dengan pasar Jara Souk.
King Abdullah I Mosque
Masjid berkubah biru mosaik yang megah, salah satu landmark paling ikonik di skyline Amman dan terbuka untuk wisatawan non-Muslim di luar jam salat.
Jordan Museum
Museum nasional yang menyimpan artefak penting termasuk salinan Naskah Laut Mati dan patung Ain Ghazal berusia 9.000 tahun.
Rainbow Street & Souk Jara
Pasar akhir pekan musim panas dengan kerajinan tangan lokal, makanan jalanan, dan musik live di area terbuka.
Al-Balad (Downtown Amman)
Kawasan kota tua yang padat dengan pasar rempah, toko emas, dan kedai falafel legendaris seperti Hashem Restaurant.
Contoh Itinerary Sehari
Kuliner Khas
Kuliner Amman berakar dari tradisi Badui dan Levantine, dengan porsi besar untuk dibagi bersama.
Maret-Mei dan September-November adalah waktu terbaik dengan suhu sejuk 15-25°C, sementara musim panas (Juni-Agustus) bisa sangat panas dan kering, dan musim dingin kadang turun hujan bahkan salju tipis di malam hari.
Taksi berargo (atau aplikasi Careem) adalah cara termudah berkeliling karena topografi berbukit membuat jalan kaki jauh cukup melelahkan; bus dan minivan lokal ada tapi rutenya kurang jelas bagi wisatawan.
Datang ke Amman Citadel menjelang sore hari agar bisa menikmati matahari terbenam sambil melihat lampu-lampu kota dan suara azan bersahutan dari puluhan masjid di bawahnya.
Pertanyaan Umum
Apakah Amman aman untuk wisatawan?+
Ya, Amman termasuk kota yang aman dan ramah wisatawan di kawasan Timur Tengah, dengan tingkat kejahatan rendah terutama di area turis seperti Rainbow Street dan Downtown.
Berapa hari ideal untuk mengunjungi Amman?+
Dua hari sudah cukup untuk menjelajahi sight utama kota, namun banyak wisatawan menjadikannya basis 3-4 hari sebelum atau sesudah perjalanan ke Petra dan Laut Mati.
Apakah perlu visa untuk masuk Yordania?+
Sebagian besar wisatawan termasuk dari Indonesia memerlukan visa yang bisa diurus on-arrival di bandara Queen Alia atau lebih murah lewat Jordan Pass jika berencana mengunjungi Petra.
Berguna untuk perjalanan
Siap Menjelajahi Amman?
Susun rencana perjalananmu ke kota tujuh bukit ini dan gerbang menuju Petra serta Laut Mati.
✈ Telegram →